Nasehat untuk Pekerja dan Pegawai dari kacamata islam

Nasehat untuk Pekerja dan Pegawai dari kacamata islam

Islam adalah agama yang sesuai fitrah dan sarat dengan ilmu, Sebagai seorang muslim, Selalu ingat bahwa pekerjaan yang kita lakukan atau aktifitas di dunia ini hendaklah selalu dikorelasikan atau dikaitkan dengan akhirat, jangan dipisahkan maka jauhi paham sekularisme (memisahkan antara pekerjaan dengan agama), maka ingat selalu firman allah taala

 “وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ”

dan tidaklah aku ciptakan jin dan manusia melainkan untuk hanya beribadah kepadaKU. qs. Azzariat 56

تبين أن الهدف الأسمى من خلق الجن والإنس هو توحيد الله وإخلاص العبادة له وحده، وليس لحاجة الله إليهم. هي دعوة لامتثال أوامره، واجتناب نواهيه

telah jelas bahwa tujuan utama penciptaan jin dan manusia adalah mentauhidkan allah taala, memurnikan ibadah hanya kepadanya, dan allah tak butuh dengan manusia dan jin, menyeru mereka agar mengerjakan apa yang diperintahkan lewat perantara rasulnya dan menahan diri dari apa yang dilarangNya.

islam memerintahkan kita bekerja dan melarang bersikap malas, diantara doa nabi adalah

اللهم بارك لأمتي في بكورها

ya Allah berkahi umatku pada pagi harinya. HR Abu Daud

اللهم إني أعوذ بك من العجز والكسل

ya allah, aku berlindung kepadaMu dari kelemahan dan kemalasan

Ketika kita masuk dalam suatu instansi atau perusahaan yang mana kita digaji disitu maka

  1. mensyukuri nikmat : Karna pertolongan allah taala kemudian sedikit usaha kita, maka dimudahkan mendapatkan pekerjaan tersebut

ذلك فضل الله يؤتيه من يشاء والله ذو الفضل العظيم

Itulah karunia Allah, yang diberikan-Nya kepada siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah mempunyai karunia yang besar. QS. Aljumuah 4

لَئِن شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ وَلَئِن كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ

“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”. QS. Ibrahim 7

  1. ikuti aturan job desk: sebelum bekerja tentunya kita sudah mengetahui ketentuan yang berlaku maka taati, kerjakan sesuai job masing masing, jika menyalahi aturan atau aturan yang mengandung criminal atau maksiat maka jangan dilaksanakan

لا طاعةَ لمخلوقٍ في معصيةِ الخالقِ

tidak ada ketaatan kepada makhluk dalam memaksiati Pencipta (Allah taala). HR Al-Baqawy dishahihkan syeikh albani

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَوْفُوا بِالْعُقُودِ

Hai orang-orang yang beriman, penuhilah aqad-aqad itu. QS. Almaidah 1

المسلمون على شروطهم

setiap muslim itu terikat oleh perjanjian. HR. Abu Daud

  1. bekerja bisa bernilai ibadah, maka pastikan kehalalan uang yang diperoleh dan selalu koreksi niat, maka bernilai pahala jika bekerja untuk menjaga kehormatan diri, memenuhi kebutuhan keluarga, untuk bisa bersedekah, bayar zakat, umroh, haji dll

كلوا مما في الأرض حلالا طيبا ولا تتبعوا خطوات الشيطان

Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan. QS Albaqarah 168

إِنَّمَا الأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ، وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى

sesungguhnya amalan tergantung niat dan setiap orang akan memperoleh apa yang dia niatkan. HR. Bukhari muslim

  1. bersikap amanah, oleh karena itu ketika ada pekerjaan yang ditunjuk kepada kita maka perusahaan mempercayakan kepada kita untuk mengerjakan pekerjaan tersebut maka berusahalah bekerja dengan baik dan benar, sikap amanah adalah ciri khas orang mukmin calon penghuni syurga dan khianat cir khasnya orang munafik

لا إيمان لمن لا أمانة له رواه أحمد وغيره

tidak ada (kesempurnaan) iman bagi mereka yang tidak amanah. Hr. Ahmad

إن الله يأمركم أن تؤدوا الأمانات إلى أهلها وإذا حكمتم بين الناس أن تحكموا بالعدل إن الله نعما يعظكم به إن الله كان سميعا بصيرا} (النساء:58)

Sungguh, Allah menyuruhmu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan apabila kamu menetapkan hukum di antara manusia hendaklah kamu menetapkannya dengan adil. Sungguh, Allah sebaik-baik yang memberi pengajaran kepadamu. Sungguh, Allah Maha Mendengar, Maha Melihat. QS Annisa 58

والذين هم لأماناتهم وعهدهم راعون

Dan (sungguh beruntung) orang yang memelihara amanat-amanat dan janjinya, QS. Al-Mu’minun 8

  1. tanggung jawab, melakukan pekerjaan yang sudah diamanahkan kepada kita harus tanggung jawab  dan bekerja dengan professional

كلُّكم راعٍ، وكلُّكم مسؤولٌ عن رعيَّتِه، والأمير راعٍ، والرجل راعٍ على أهل بيته، والمرأة راعية على بيت زوجها وولدِه، فكلُّكم راعٍ، وكلُّكم مسؤول عن رعيَّتِه))؛ متفق عليه.

setiap kalian pemimpin dan setiap kalian akan ditanya atas apa yang dia pimpin, dan seorang seorang pria pemimpin bagi keluarganya dan seorang wanita pengatur rumah, mengurus suaminya dan anaknya maka setiap kalian adalah pemimpin, dan setiap kalian akan ditanya atas apa yang dia pimpin. HR. Muttafaqun alahi

“إن الله يحب إذا عمل أحدكم عملاً أن يتقنه”  رواه البيهقي والطبراني وصححه الألباني

sesungguhnya Allah mencintai salah seorang dari kalian jika mengerjakan suatu pekerjaan, dia menjadi ahlinya (profesional). Hr. Baihaqi

  1. lakukan pekerjaan dengan penuh cinta, khawatir dan harap : dengan cinta, pekerjaan jadi lebih ringan, adanya rasa khawatir jika bekerja tidak sesuai sop akan mencelakai diri atau orang lain, khawatir penghasilan jadi tidak halal karna tidak amanah, korupsi, curang, zalim dll, bekerja penuh harap, berharap dengan bekerja menjaga batasan Allah agar mendapatkan rezeki yang halal lagi berkah.
  2. wasilah mendekatkan diri kepada allah taala, jadikan pekerjaan sebagai wasilah untuk mendekatkan diri kepada Allah taala, bukan melalaikan kita dari kampung akhirat, allah subhanahu wa taala berfirman

رِجَالٌ لَّا تُلْهِيهِمْ تِجَارَةٌ وَلَا بَيْعٌ عَن ذِكْرِ اللَّهِ وَإِقَامِ الصَّلَاةِ وَإِيتَاءِ الزَّكَاةِ ۙ يَخَافُونَ يَوْمًا تَتَقَلَّبُ فِيهِ الْقُلُوبُ وَالْأَبْصَارُ (37)

laki-laki yang tidak dilalaikan oleh perniagaan dan tidak (pula) oleh jual beli dari mengingati Allah, dan (dari) mendirikan sembahyang, dan (dari) membayarkan zakat. Mereka takut kepada suatu hari yang (di hari itu) hati dan penglihatan menjadi goncang. QS. Annur 37

nasehat ini untuk saya dan kita semua yang bekerja di bawah instansi atau perusahaan

akhukum Atri Yuanda