Apakah anak kecil belum baligh bunuh diri, kelak disiksa di akhirat ?

Apakah anak kecil belum baligh bunuh diri, kelak disiksa di akhirat ?

Apakah anak kecil yang belum baligh mati karna bunuh diri seperti gantung diri atau minum racun, loncat dari tempat tinggi dan sebab lainnya akan mendapatkan siksa di alam kubur dan akan disiksa di neraka kelak ?

Jawabannya

Anak kecil yang belum baliqh bunuh diri in sya allah tidak mendapatkan siksa kubur dan tidak diazab di neraka, karena Allah arrahman masukkan anak kecil ke dalam golongan yang diangkat pena artinya belum dicatat amal perbuatannya.

rasulullah shallallahu alahi wa sallam bersabda

رفع القلم عن ثلاث: عن النائم حتى يستيقظ، وعن الصبي حتى يحتلم، وعن المجنون حتى يعقل. رواه أحمد وغيره

Pena catatan amal diangkat dari 3 (golongan), dari seorang yang tidur sampai dia terbangun, dari anak kecil sampai dia baliqh dan dari orang gila sampai dia kembali waras. HR. Ahmad

bukan berarti membenarkan mereka melakukan bunuh diri, malah wajib para orangtua, guru dan ustadz mengedukasi anak anak agar menjauhi benda-benda atau tempat tempat yang beresiko hilangnya nyawa baik tidak disengaja atau tidak, karena islam melarang bunuh diri apapun itu alasannya tidak dibenarkan.

Terjadinya kasus bunuh diri seorang anak kecil, tentunya akibat depresi berat sehingga putus asa, dan beranggapan bunuh diri adalah solusi keluar dari permasalahan, padahal akal sehat menolak perbuatan tersebut dan syariat islam menegaskan larangan tersebut, hasbunallahu wa ni’mal wakil.

Kejadian ini, Hendaklah menjadi perhatian bersama dan tak perlu menyalahkan pihak manapun, oleh karena itu, perlu diingatkan :

bahwa kewajiban orangtua untuk mengajarkan anaknya apa yang dihalalkan dan apa yang diharamkan, apa yang dibolehkan dan tidak boleh dilakukan.

Rasulullah shallallahu alahi wa sallam memerintahkan umatnya agar setiap keluarga peduli kepada pendidikan agama anak mereka

مروا أولادكم بالصلاة وهم أبناء سبع سنين، واضربوهم عليها وهم أبناء عشر سنين، وفرقوا بينهم في المضاجع. رواه أحمد وأبو داود.

Perintahkan anak-anak kalian shalat ketika mereka berusia 7 tahun dan pukul mereka ketika usia 10 tahun (jika enggan shalat) dan pisahkan tempat tidur mereka. HR. Ahmad

artinya anak sejak usia belum baligh sudah diajarkan aqidah, ibadah dan akhlak, ketika usia 10 tahun ada pelanggaran maka disertai hukuman seperti memukul dengan kasih sayang pada bagian tubuh yang dibenarkan dalam rangka mendidik agar anak belajar tanggung jawab.

Membimbing mereka dengan teori dan praktek terkait ibadah, adab dan akhlak yang diajarkan dalam syariat islam.

يٰۤاَيُّهَا الَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡا لِمَ تَقُوۡلُوۡنَ مَا لَا تَفۡعَلُوۡنَ‏ ٢ كَبُرَ مَقْتًا عِندَ ٱللَّهِ أَن تَقُولُوا۟ مَا لَا تَفْعَلُونَ ٣

Wahai orang-orang yang beriman! Mengapa kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan? (Itu) sangatlah dibenci di sisi Allah jika kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan. QS Asshaf 2-3

Menjaga lingkungan dan tontonan anak dari hal hal yang dapat merusak pola pikirnya, sehingga berdampak kepada membenarkan yang salah dikarenakan dia belum bisa memfilter mana yang layak dikonsumsi dan ditiru.

Pentingnya pendidikan agama dan akhlak diajarkan Di lingkungan sekolah sebagai mapel prioritas bukan sekedar pelengkap saja.

Kepedulian bersama dari tingkat keluarga, rt, kelurahan, kecamatan, provinsi hingga pusat terhadap keluarga yang ekonominya sulit agar dibantu kebutuhan mereka untuk menimalisir kasus bunuh diri karna himpitan ekonomi.

 أحب الناس إلى الله تعالى أنفعهم للناس، وأحب الأعمال إلى الله تعالى سرور تدخله على مسلم، أو تكشف عنه كربة، أو تقضي عنه ديناً، أو تطرد عنه جوعاً، ولأن أمشي مع أخ في حاجة أحب إلي من أن أعتكف في هذا المسجد ـ يعني مسجد المدينة ـ شهراً

Manusia yang paling Allah cintai adalah manusia yang paling bermanfaat bagi manusia dan amalan yang paling Allah taala cintai yaitu memasukkan kebahagian ke dalam hati saudara muslim atau menghilangkan kesulitannya atau melunasi hutangnya atau memberi makan orang lapar, dan aku (Muhammad) lebih suka keluar memenuhi kebutuhan saudaraku daripada itikad di masjid ini yaitu masjid nabawi selama sebulan. HR. Ibnu Abid dunya yang dihasankan syeikh albani rahimahullah

para orang kaya yang rumahnya dekat dengan orang miskin dan pemimpin kelak ditanya perihal harta dan amanah yang dititipkan kepada mereka.

وعن مالِه؛ من أين اكتسَبَه؟ وفيم أنفَقَه؟

(kelak di akhirat ditanya, salah satunya tentang harta) dan darimana dia peroleh dan kemana dia salurkan. HR. Bukhari Muslim

وَٱلَّذِينَ فِىٓ أَمْوَٰلِهِمْ حَقٌّۭ مَّعْلُومٌۭ ٢٤ لِّلسَّآٮِٕلِ وَالۡمَحۡرُوۡمِۙ‏ ٢٥

dan orang-orang yang dalam hartanya disiapkan bagian tertentu, bagi orang (miskin) yang meminta dan yang tidak meminta, QS. Al-Maarij 24-25

«كلكم راع وكلكم مسؤول عن رعيته (رواه البخاري ومسلم)

Setiap kalian pemimpin dan setiap kalian akan bertanggung jawab atas apa yang dia pimpin. HR. Bukhari muslim)

Mari peduli pendidikan agama dan akhlak anak kaum muslimin dari kerusakan aqidah dan moral serta peduli kepada orang miskin, anak yatim dan para janda pejuang nafkah keluarga karna mereka butuh perhatian dan bantuan harta, meninggalkan mereka adalah dosa dan menimpulkan kerusakan.

semoga Allah arrahman kuatkan iman orangtua si anak dan lapangkan rezekinya, dan semoga Allah taala jaga anak anak kaum muslimin dari kerusakan aqidah dan akhak, amin ya rabbana. Allahu a’lam

Akhukum atri yuanda

Referensi bacaan