Assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh
Kenapa aku bersedih?
Kalau ternyata pada setiap menit dan setiap….. terdapat kelapangan dari Rabb pemilik langit.
Kenapa aku bersedih?
Jika ternyata, rezeki ku sudah tertulis, umurku telah di tentukan dan ajalku tidak tahu kapan datangnya.
Kenapa aku bersedih?
kalau ternyata allah lebih sayang kepadaku dari pada kasih sayang seorang ibu terhadap bayinya.
Kenapa aku bersedih?
Jika ternyata aku beristiqfar (mohon ampun) kepada allah maka ia akan memberikan kepadaku rezeki dan menghilangkan seluruh kegelisahanku.
Kenapa aku bersedih?
Jika ternyata allah ketika berkehendak atas sesuatu maka ia akan mengatakan “jadilah” maka akan terjadi.
Kenapa aku bersedih?
Jika ternyata kepercayaanku kepada Allah tidak ada penghalangnya.
Kenapa aku bersedih?
Jika ternyata rasa optimisku dan senyumku jauh lebih baik dari pada aku bersedih.
Jika kamu sedih, maka sujudlah kepada allah dan katakan : Ya jabbar (ya allah maha perkasa)….. tabahkanlah aku.
Dan jika engkau didzalimi, maka sujudlah di hadapannya dan katakan “ya a’dil” (ya allah maha adil), tolonglah aku.
Dan jika engkau hendak memilih, maka sujudlah kepada allah dan katakan “ya bashir” (ya allah maha meliha), berilah aku petunjuk”.
Jika engkau membutuhkan sesuatu, maka katakanlah “ya mujib” (ya allah maha pengkabul segala doa), kabulkanlah doaku.
Dan jika hatimu membutuhkan rasa cinta, maka engkau tidak akan mendapati satupun yang lebih berhak untuk dicintai selain allah.
Dan jika engkau rindu dengan kelembutan, maka engkau tidak akan mendapati satupun yang paling lembut kecuali kelembutan tanah ketika engkau sujud kepada allah.
Dan jika bumi ini terasa sempit bagimu, dan engkau tidak mendapati satu kawanpun, maka allah jauh lebih dekat kepadamu dari apa yang engkau bayangkan.
catatan
tidak terlarang sedih lalu menangis, namun kesedihan itu tidak membuatnya putus asa dan tidak menyalahkan allah arrahman, tetap berusaha berbaik sangka kepada allah taala hingga ajal menjemput
Ditulis ulang oleh atri yuanda al-pariamany

