Lewati ke konten utama

Bismillah

aqidah 1 min baca

Kelak, Setiap Kita menghadap Allah ta’ala tanpa penerjemah

Oleh Abu Nauroh
sendiri2
Pada hari kiamat nanti, dikatakan kepada fulan ibnu fulan kemarilah menghadap AllahSebagaimana nabi katakan dalam hadist shahih

مَا مِنْكُمْ مِنْ أَحَدٍ إِلاَّ سَيُكَلِّمُهُ ربه، لَيْسَ بَيْنَهُ وَبَيْنَهُ تُرْجُمَانٌ
Tidak ada satu orangpun dari kalian melainkan dia akan diajak bicara oleh Allah (secara langsung), diantara dia dengan Allah tidak ada (tidak butuh) penerjemah. HR. Bukhari dan muslim Apa yang sudah kamu persiapkan ketika (kelak) berada pada posisi tersebut ?

Dengan wajah bagaimanakah kamu akan menghadap Allah ?

Jika Allah memanggilmu untuk berdiri menghadap-Nya, lalu bertanya tentang amalan mu dan menghitung dari lembaran catatan amalmu.

Apakah anda selalu mengingat-ingat kelak akan berdiri dihadapan Allah pada hari kiamat ?

Seorang manusia jika selalu mengingat-ingat posisi tersebut, keluar dari hatinya kecintaan yang berlebihan terhadap dunia (yang hina dan fana)

Oleh karena itu, Allah ta’ala katakan

وَأَمَّا مَنْ خَافَ مَقَامَ رَبِّهِ وَنَهَى النَّفْسَ عَنِ الْهَوَىٰ
Dan adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran Rabb-nya dan menahan diri dari (keinginan) hawa nafsunya. QS. Annaziat. 40 Maka seorang manusia jika selalu mengingat bahwa dia kelak akan bertemu dan menghadap Allah, dia akan menahan diri memperturuti hawa nafsunya (yang mendatangkan murka Allah)

Iklan - setelah konten

Baca juga

Artikel terkait

Iklan - sebelum komentar

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *